Brebes, 12 Agustus 2026 — SMK Negeri 1 Brebes menjadi pusat pelaksanaan Diklat Pendampingan Kurikulum SMK di Pusat Belajar Wilayah Jawa Tengah yang berlangsung pada 12–13 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari 10 SMK di Kabupaten Brebes dengan menghadirkan narasumber dari Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Seni dan Budaya (BBPPMPVSB) Yogyakarta.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula SMK Negeri 1 Brebes ini mengusung fokus utama “Pembelajaran Mendalam untuk SMK Berbasis Teaching Factory (TEFA)”. Diklat tersebut menjadi ruang bagi satuan pendidikan untuk memperkuat pemahaman dan praktik pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, serta selaras dengan karakteristik pendidikan vokasi.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan sambutan dari Ibu Sri Indra, M.Pd. Selanjutnya, diklat secara resmi dibuka oleh Bapak Rahayu Windarto dari BBPPMPVSB Yogyakarta, yang sekaligus bertindak sebagai narasumber pada sesi pertama.
Dalam pemaparan materi awal, peserta diajak melakukan refleksi terhadap pembelajaran mendalam. Refleksi menjadi bagian penting untuk melihat kembali proses pembelajaran yang telah dilaksanakan, mengidentifikasi hal-hal yang sudah berjalan dengan baik, serta menemukan ruang untuk melakukan perbaikan.
Melalui pendekatan pembelajaran mendalam berbasis Teaching Factory, peserta diharapkan mampu mengembangkan pembelajaran SMK yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan kompetensi, tetapi juga mendorong peserta didik untuk belajar secara aktif, kontekstual, dan memiliki keterkaitan nyata dengan dunia kerja.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antarsatuan pendidikan sekaligus menjadi sarana berbagi praktik baik dalam penerapan kurikulum SMK di wilayah Brebes.
SMK Negeri 1 Brebes sebagai Pusat Belajar terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pembelajaran vokasi melalui kolaborasi, pengembangan kompetensi pendidik, dan penerapan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
sumber berita : Irohayati, S.Pd.
Beri Komentar